3/20/2016

Peringatan hari air sedunia di Desa Jatimulyo



Kawasan Menoreh merupakan hulu dari beberapa sungai. Salah satunya adalah sungai Serang yang hulunya berasal dari Desa Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo. Kawasan dengan fungsi vital sebagai penyedia air ini memerlukan pengelolaan yang baik, misalnya dengan menjaga kondisi vegetasinya. Menjaga kondisi vegetasi di hulu sungai ini memberi arti penting bagi masyarakat pemanfaat air di kawasan itu sendiri maupun kawasan di bawahnya. Dalam hal ini pengelolaannya tidak bisa terbatasi oleh batas-batas administratif.



Arisan Konservasi Sekretariat Bersama Paguyuban Pecinta Alam  (Sekber PPA) DIY merasa perlu melakukan aksi nyata dalam memelihara kawasan hulu sungai di Menoreh. Maka diadakanlah sebuah acara penanaman jenis-jenis tanaman pelestari mata air di kawasan Menoreh. Lokasi yang dipilih kali ini adalah di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Mudal dan Bangki di Dusun Gunung Kelir, Desa Jatimulyo. Lokasi ini merupakan kompleks mata air yang menyuplai kebutuhan air baku bagi wilayah di bawahnya.




Hari air sedunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret dijadikan momen bagi Arisan Konservasi Sekber PPA DIY, untuk melaksanakan program ini. Dengan pertimbangan waktu, maka aksi penanaman ini telah dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2016. Kegiatan ini melibatkan banyak pihak, meliputi beberapa organisasi pecinta alam yang tergabung dalam Sekber PPA, komunitas peduli lingkungan, dan tentu saja masyarakat di sekitar kawasan DAS Mudal dan Bangki, serta masyarakat pemanfaat air dari beberapa desa di bawahnya. Setidaknya ada 80 orang yang terlibat dalam aksi penanaman ini. 

Sekitar 300 bibit tanaman meliputi aren, miri sunan, dan buah-buahan lokal seperti kepel telah ditanam bersama-sama secara gotong royong. Dengan adanya penanaman ini diharapkan akan memberi kontribusi dalam menjaga ketersediaan air di masa yang akan datang. Tanaman aren dipilih sebagai tanaman utama karena selain memiliki manfaat ekologis juga memiliki potensi ekonomis bagi masyarakat setempat. Seperti diketahui bersama, produk-produk dari aren seperti gula (palm sugar), kolang-kaling, dan ijuk memiliki nilai jual yang tinggi jika dikelola dengan baik.


Kegiatan penanaman ini juga diselingi dengan diskusi yang menarik. Dipandu oleh Pipit Noviyani dari Sekber PPA, diskusi ini menghasilkan beberapa poin penting antara lain: perlunya komitmen bersama untuk merawat bibit tanaman yang telah ditanam, perlunya payung hukum dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya air, dan kesepakatan untuk membuka diskusi-diskusi yang lebih mendalam terutama di antara masyarakat pemanfaat air termasuk masyarakat dari luar wilayah desa Jatimulyo. Pelibatan masyarakat pemanfaat air dari desa lain ini memberikan pesan bahwa pengelolaan air tidak terbatasi oleh batas administratif, sehingga diperlukan upaya komunikasi dan kerjasama saling menguntungkan demi kebaikan bersama. 

Kepala Desa Jatimulyo, Bapak Anom Sucondro memaparkan bahwa pemerintah desa Jatimulyo telah melakukan upaya untuk membuat aturan dalam pengelolaan lingkungan termasuk sumber daya air melalui penerbitan Peraturan Desa (Perdes). Perdes ini dimaksudkan untuk menjamin kelestarian lingkungan desa, baik komponen biotic maupun abiotiknya. Akan tetapi diperlukan kesadaran bersama untuk menaati aturan-aturan yang tercantum dalam peraturan tersebut. Kedepannya, pemerintah desa selaku otoritas lokal membuka pintu selebar-lebarnya bagi semua pihak yang ingin berkontribusi dalam konservasi kawasan di wilayah Jatimulyo. Di penghujung diskusi terselip doa dan harapan semua pihak agar kawasan Menoreh, khususnya di wilayah Desa Jatimulyo, tetap lestari dan mampu mencukupi segala kebutuhan masyarakat yang tinggal di dalamnya. 


Pihak-pihak yang terlibat dalam acara ini antara lain:
-Arisan Konservasi Sekber PPA DIY (perwakilan Mapala Silvagama, Matalabiogama, Mapala STTL, Argatirta, Green Palm, Mapala UAD)
-Mashuri Pomo dkk. (donatur bibit)
-Komunitas pengamat burung (Kutilang Indonesia, Bionic UNY, Binobio)
-Pemerintah Desa Jatimulyo
-Masyarakat dusun Gunungkelir
-Masyarakat dusun Kembang
-Masyarakat dusun Banyunganti
-Masyarakat Desa Sidomulyo
-Pengelola wisata air terjun Kembangsoka
-Karang taruna
-PKK
-Komunitas Peduli Menoreh
-Beberapa partisipan pribadi

Dokumentasi: KPM, Sungkono (pribadi)

No comments:

Post a Comment