Wanapaksi kembangkan wisata edukasi agroforest


Kelompok Tani Hutan (KTH) Wanapaksi yang berkedudukan di desa Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo memang tergolong masih sangat muda. Belum genap satu tahun berdiri, kelompok ini mulai menunjukkan kiprahnya dalam pemanfaatan dan pengelolaan hutan rakyat Jatimulyo. Peningkatan nilai hasil hutan bukan kayu (HHBK) dan pemanfaatan jasa lingkungan menjadi prioritas Wanapaksi dalam kegiatan-kegiatannya.

Hutan rakyat yang mendominasi wilayah desa Jatimulyo memberi manfaat besar jika dikelola dengan baik. Banyak peluang yang bisa digarap menjadi aktivitas produktif. Salah satunya adalah peluang pengembangan wisata minat khusus. Peluang ini telah disadari oleh Wanapaksi, sehingga kelompok yang diketuai Bp. Sujoko ini kini telah menyusun empat paket wisata edukasi/experience yang menawarkan eksplorasi kawasan agroforest Jatimulyo.



Keempat paket wisata itu adalah: wisata pengamatan burung, wisata kopi, wisata produksi gula merah, dan wisata budidaya lebah tanpa sengat (klanceng). Melalui paket-paket wisata tersebut, para pengunjung dijanjikan pengalaman yang berbeda dari bentuk wisata pada umumnya. Akan ada banyak aktivitas partisipatif dan interaktif dengan pemandu dan narasumber yang telah disiapkan oleh pengelola.

Pengembangan wisata edukasi dan experience ini adalah bagian dari mengoptimalkan pemanfaatan kawasan hutan. Selain pemasukan ekonomi dari penjualan hasil hutan seperti pada umumnya, diharapkan kedepannya ada pemasukan dari penjualan jasa wisata ini. Tentunya sebagai penghasilan tambahan bagi masyarakat di Jatimulyo.


Author:

0 comments: